Roket Falcon 9 Akan Menghantam Bulan Musim Panas Ini

Astronom memperkirakan bahwa tahap atas roket Falcon 9 yang diluncurkan pada awal 2025 akan menghantam Bulan musim panas ini. Diperkirakan bahwa roket tersebut akan menghantam sisi dekat Bulan dengan kecepatan tujuh kali suara.

Detail Dampak

Bill Gray, pembuat perangkat lunak Project Pluto yang digunakan untuk melacak objek dekat Bumi, telah menerbitkan laporan tentang dampak yang diharapkan terjadi. Menurut laporan tersebut, dampak akan terjadi pada pukul 02:44 pagi ET (06:44 UTC) pada tanggal 5 Agustus. Tahap atas roket Falcon 9 memiliki tinggi 13,8 meter (45 kaki) dan diameter 3,7 meter (12 kaki). Karena Bulan tidak memiliki atmosfer, roket akan menghantam permukaan Bulan dengan utuh.

Dampak yang Tidak Terlihat

Meskipun Bulan akan terlihat di bagian timur Amerika Serikat dan Kanada, serta di sebagian besar Amerika Selatan, Gray mengatakan bahwa dampak tersebut kemungkinan akan terlalu samar untuk dilihat oleh teleskop Bumi. Ini karena ukuran roket yang relatif kecil dan jarak yang jauh.

Kejadian yang Menarik

Kejadian ini menarik perhatian banyak orang, terutama mereka yang tertarik dengan astronomi dan eksplorasi luar angkasa. Roket Falcon 9 yang diluncurkan oleh SpaceX ini awalnya digunakan untuk meluncurkan satelit, namun tahap atasnya tidak dapat kembali ke Bumi dan malah mengorbit Matahari. Bill Gray menggunakan perangkat lunaknya untuk melacak objek dekat Bumi dan memprediksi bahwa tahap atas roket Falcon 9 akan menghantam Bulan.

Ia juga memperingatkan bahwa dampak ini tidak akan menyebabkan kerusakan signifikan pada Bulan, karena ukuran tahap atas roket yang relatif kecil. Kejadian ini akan menjadi kesempatan bagi ilmuwan untuk mempelajari lebih lanjut tentang dampak objek luar angkasa pada permukaan Bulan. Mereka dapat mempelajari tentang ukuran dan bentuk kawah yang dihasilkan, serta efeknya pada geologi Bulan.