Rocket Lab Luncurkan Satelit ke Orbit Rendah Bumi dengan Diam-Diam

Rocket Lab melakukan peluncuran satelit kecil dari Selandia Baru pada hari Jumat dalam sebuah latihan militer yang berlangsung di ketinggian, untuk menguji kemampuan Angkatan Ruang Amerika Serikat (US Space Force) dalam merespons krisis di orbit rendah Bumi dengan cepat.

Peluncuran yang Tidak Diumumkan

Peluncuran ini tidak diumumkan sebelumnya. Satu-satunya indikasi publik tentang adanya peluncuran yang akan dilakukan adalah penerbitan peringatan untuk pilot dan pelaut agar menghindari jalur penerbangan roket. Rocket Lab tidak menyediakan siaran langsung dari peluncuran, seperti yang biasanya mereka lakukan pada misi-misi lainnya. Hingga hari Senin pagi, pejabat dari Rocket Lab dan Angkatan Ruang belum mengakui peluncuran ini dalam pernyataan resmi.

Katalog Objek Ruang Militer Amerika Serikat telah diperbarui selama akhir pekan untuk mencerminkan peluncuran ini. Satelit baru, yang dinamai Victus Haze Puma, muncul dalam katalog dengan tanggal peluncuran pada hari Jumat dari pelabuhan angkasa swasta Rocket Lab di Semenanjung Māhia, Selandia Baru. Angkatan Ruang mencatat bahwa satelit ini berada di orbit kutub dengan ketinggian antara 215 mil dan 286 mil (347-461 km), dengan inklinasi sekitar 97,5 derajat dari garis khatulistiwa.