Kehilangan Sistem Pemantauan Laut Dalam Memicu Kekhawatiran di Alaska

Alaska, negara bagian penghasil ikan terbesar di Amerika, menghadapi kecemasan yang mendalam terkait dengan kehilangan sistem pemantauan laut dalam. Hal ini terjadi karena suhu di Alaska meningkat dua kali lebih cepat daripada rata-rata global.

Penutupan Ocean Observatories Initiative

Yayasan Sains Nasional mengumumkan rencana untuk menutup Ocean Observatories Initiative pada bulan Mei. Ini merupakan jaringan instrumen ilmiah yang bernilai hampir $368 juta yang memantau kimia laut, gerakan gelombang, suhu air, salinitas, dan berbagai parameter lainnya.

Informasi waktu nyata dari observatorium laut ini membantu ilmuwan, pengelola perikanan, perencana bahaya pesisir, dan bahkan militer untuk merencanakan dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Data ini digunakan oleh berbagai sumber, baik untuk menghitung berapa banyak ikan yang dapat dipanen atau untuk memprediksi saat terjadinya gelombang panas laut atau aksi gelombang raksasa.

Data ini sangat penting untuk membantu berbagai pihak dalam membuat keputusan yang tepat dan bijak.