Teori Relativitas Einstein: Bumi Menggunakan Ruang dan Waktu
Teori relativitas umum Albert Einstein memprediksi bahwa massa yang berputar seperti Bumi menarik kanvas ruang dan waktu di sekitarnya dalam pusaran abadi. Fenomena ini dikenal sebagai frame dragging atau efek Lense-Thirring, yang dinamai dari dua fisikawan yang memodelkannya pada tahun 1918.
Frame Dragging dan Efek Lense-Thirring
Frame dragging menjadi lebih signifikan dengan massa yang lebih besar dan rotasi yang lebih cepat, sehingga kita mayoritas mengamati fenomena ini di sekitar lubang hitam raksasa. Namun, mengukur seberapa banyak Bumi memutar ruang dan waktu saat berrotasi telah menjadi tantangan yang lebih besar karena planet kita jauh lebih ringan daripada lubang hitam dan berputar dengan relatif lambat.
Sekarang, tim astronom yang dipimpin oleh Ignazio Ciufolini, seorang fisikawan di Wuhan Institute of Physics and Mathematics di Cina, melaporkan pengukuran paling akurat dari efek Lense-Thirring Bumi hingga saat ini. Mereka berhasil mengurangi ketidakpastian dari beberapa poin persentase menjadi hanya 0,2 persen. Dan mereka mencapai hasil ini dengan menggunakan satelit yang terlihat seperti bola golf dan globe disco.