Kalah Lagi! Apple Gagal Tunda Perubahan Biaya App Store, Pengembang Bisa Bernapas Lega
Wah, kabar panas datang dari dunia teknologi! Apple baru saja kena batunya lagi dalam pertarungan panjangnya melawan Epic Games soal aturan di App Store. Permintaan Apple untuk menunda perubahan biaya App Store ditolak mentah-mentah oleh pengadilan banding AS.
Keputusan ini berarti Apple harus terus mengizinkan para pengembang aplikasi untuk menggunakan sistem pembayaran eksternal di dalam aplikasi mereka, tanpa dipungut biaya sepeser pun. Tentu saja, ini kabar gembira bagi para developer yang selama ini merasa terbebani dengan potongan Apple.
Lika-liku Pertarungan Apple vs. Epic Games
Perseteruan antara Apple dan Epic Games, pembuat game populer Fortnite, memang sudah berlangsung lama. Intinya, Epic Games tidak setuju dengan kebijakan Apple yang memungut biaya dari setiap transaksi di App Store, bahkan untuk pembayaran yang dilakukan di luar sistem Apple.
Sebelumnya, Apple sempat diberi "napas" untuk menunda perubahan ini sementara mereka mencoba mengajukan banding ke Mahkamah Agung. Namun, Epic Games langsung mengecam langkah Apple tersebut sebagai "taktik mengulur waktu" dan meminta pengadilan untuk mempertimbangkan kembali.
Putusan Terbaru Berpihak pada Pengembang
Nah, Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Kesembilan baru saja mengabulkan permohonan terbaru dari Epic Games. Artinya, keputusan sebelumnya yang sempat mengizinkan Apple menunda perubahan wajib di App Store kini dicabut. Ini jadi pukulan telak buat Apple dan mengembalikan keadaan berpihak pada para pengembang, setidaknya untuk saat ini.
Alasan pengadilan menolak permintaan Apple cukup jelas. Mereka tidak yakin kalau Apple akan mengalami kerugian besar yang tidak bisa diperbaiki jika perubahan aturan App Store ini tetap berlaku sambil menunggu proses hukum selesai. Jadi, intinya, pengadilan merasa Apple tidak punya alasan kuat untuk menunda.
Meski begitu, pertarungan ini belum berakhir lho! Hasil akhir dari kasus ini akan menentukan apakah Apple bisa memungut biaya dari pembelian yang dilakukan di luar App Store AS-nya, dan kalau iya, berapa besar biayanya. Kita tunggu saja kelanjutan drama teknologi ini di Mahkamah Agung.