xAI Dituduh Melatih Grok dengan Konten Pelecehan Anak (CSAM)!

Kabar mengejutkan datang dari dunia teknologi. xAI, perusahaan di balik AI Grok, kini dituduh menggunakan materi pelecehan seksual anak atau Child Sex Abuse Materials (CSAM) untuk melatih model kecerdasan buatan mereka. Tuduhan ini muncul saat para regulator dan pengadilan terus mendalami seberapa parah masalah ini, bahkan beberapa pengguna Grok sudah ada yang ditangkap.

Kisah Tragis Jane Doe dan Trauma yang Terulang

Dalam sebuah gugatan yang diajukan pada hari Rabu, seorang penggugat yang identitasnya dirahasiakan dengan nama Jane Doe menceritakan kisahnya yang memilukan. Saat masih prasekolah di awal tahun 2000-an, ia berulang kali diperkosa oleh pria dewasa. Aksi keji itu dilakukan untuk membuat CSAM yang kemudian dijual kepada pedofil secara online.

Sejak kejadian itu, gambar-gambar Jane Doe sudah diidentifikasi dan dicatat oleh berbagai kelompok perlindungan anak, termasuk National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC) dan Canadian Centre for Child Protection (CCCP). Demi keamanannya, Doe memilih untuk selalu menerima peringatan dari Sistem Pemberitahuan Korban Departemen Kehakiman AS setiap kali ia mungkin menjadi korban dalam penyelidikan kriminal baru.

Terkejut dengan CSAM Buatan AI yang Menampilkan Dirinya

Meskipun ia sudah tak terhitung lagi menerima berbagai peringatan, Jane Doe sangat terkejut saat CCCP memberitahu dirinya bahwa mereka telah menemukan CSAM yang dibuat oleh AI di xAI, dan yang lebih mengerikan, materi tersebut menampilkan dirinya! Penemuan ini tentu saja memicu trauma lamanya kembali.

Gugatan Doe juga menyebutkan bahwa ditemukan pesan-pesan di forum online. Dalam pesan tersebut, para pelaku kejahatan saling bercerita tentang rencana mereka membuat CSAM buatan AI yang menampilkan Jane Doe dan korban-korban CSAM lama lainnya yang sudah dikenal.