Friendster Bangkit Lagi! Pengguna iPhone di Indonesia Bisa Nostalgia Bareng Medsos Legend Ini

Siapa sangka, media sosial legendaris Friendster yang sempat 'mati suri' bertahun-tahun lamanya, kini tiba-tiba kembali lagi! Kabar gembiranya, para pengguna iPhone di Indonesia (dan seluruh dunia) sudah bisa merasakan nostalgia dengan platform pertemanan era 2000-an ini.

Aplikasi Friendster versi baru ini sudah bisa diunduh di App Store sejak Senin (27/4) lalu. Wah, siap-siap cek foto profil lama nih!

Programmer Jenius di Balik Comeback Friendster

Kebangkitan Friendster ini bukan tanpa sebab. Ada sosok bernama Mike Carson, seorang programmer komputer dari Philadelphia, Amerika Serikat, yang punya peran besar. Dalam postingan blognya, Mike cerita kalau dia sudah berhasil membeli domain dan mengamankan hak merek dagang Friendster sejak tahun lalu. Keren!

Mike Carson memang sudah lama malang melintang di dunia internet. Dia punya pengalaman membangun platform seperti Park.io (situs pemesanan nama domain) dan ahli investasi nama domain. Koneksinya di industri inilah yang membantunya mengakuisisi Friendster.com.

Lucunya, Mike menemukan kalau domain Friendster.com mulai aktif lagi di Oktober 2023 setelah delapan tahun offline. Setelah diselidiki, ternyata pemiliknya adalah pelanggan Park.io yang pernah Mike ajak korespondensi email. Si pembeli domain sebelumnya cuma membayar kurang dari US$8.000 dan cuma pakai buat iklan. Mike lalu menawarnya dengan kesepakatan yang lebih menarik.

"Kami mencapai kesepakatan di mana saya memberinya US$20 ribu dalam bentuk Bitcoin dan sebuah domain yang menghasilkan sekitar US$9 ribu per tahun dari pendapatan iklan, dan dia memberi saya domain Friendster.com," cerita Carson.

Friendster Baru: Beda dari yang Lain dan Lebih Positif!

Visi Mike Carson untuk Friendster baru ini sangat menarik. Dia ingin menciptakan ruang media sosial yang positif, menyenangkan, dan bermanfaat. Menurutnya, media sosial sekarang ini sering memicu hal negatif.

"Saya ingin menciptakan sesuatu yang positif, sesuatu yang akan dinikmati dan dianggap berguna oleh orang-orang," kata Carson.

Makanya, Friendster versi baru ini punya prinsip yang "kembali ke dasar" alias back to basics. Tidak ada penjualan data ke pengiklan, tidak ada algoritma aneh-aneh, dan tidak ada iklan yang mengganggu! Ini seperti kembali ke era awal media sosial yang lebih murni.

Aplikasi ini berukuran 5,9 MB dan dikembangkan oleh Friendster Labs Inc. Saat ini, Friendster baru sudah nangkring di urutan ke-52 di daftar "social networking" App Store dan bisa diakses oleh pengguna berusia 13 tahun ke atas.

Fitur Unik: Sentuh Ponsel untuk Berteman!

Salah satu fitur paling unik dan menarik di Friendster baru ini adalah cara menambah teman. Kamu tidak bisa cuma asal klik "add friend". Kamu harus menyentuhkan ponselmu secara fisik dengan ponsel teman yang ingin kamu tambahkan!

"Ide bahwa satu-satunya cara untuk berteman di Friendster adalah dengan menyentuhkan ponsel itu menyenangkan karena akan mendorong orang untuk bertemu secara langsung," jelas Carson. Fitur ini juga memastikan kamu terhubung dengan orang sungguhan dan yang benar-benar kamu kenal.

Saat ini, aplikasi ini hanya tersedia di iOS, tapi Mike Carson bilang versi Android dan web sedang dalam pengerjaan. Jadi, yang pakai Android atau lebih suka akses lewat browser, sabar sebentar ya!

Siapa pun bisa mendaftar akun Neo-Friendster ini. Tapi siap-siap aja, feed kamu mungkin bakal kosong melompong kalau kamu enggak mau keluar rumah dan berinteraksi langsung dengan pengguna lain. Ini memang tujuan utamanya!

Mengenang Kejayaan Friendster di Masa Lalu

Di masa jayanya, Friendster punya lebih dari 115 juta pengguna terdaftar. Kebanyakan penggunanya berasal dari kawasan Asia-Pasifik, terutama setelah platform lain seperti MySpace dan Facebook mulai mengambil alih dominasi di Amerika Serikat.

Pada tahun 2009, perusahaan penyedia layanan pembayaran asal Malaysia, MOL Global, sempat membeli Friendster dengan nilai sekitar US$26,4 juta. Kala itu, Friendster memang semakin fokus menggarap pasar Asia-Pasifik.