Perlindungan Otomatis untuk Penipuan Telepon Deepfake di Perangkat Android
Sebelum Android 17 dirilis pada akhir bulan ini, Google telah meluncurkan serangkaian update untuk ekosistem perangkat Android yang lebih luas. Beberapa fitur baru terbatas pada perangkat tertentu, dan yang lainnya memerlukan penggunaan aplikasi Google. Namun, jika Anda tidak keberatan menggunakan aplikasi Google, Anda dapat mendapatkan perlindungan otomatis dari ancaman penipuan telepon deepfake yang semakin meningkat.
Penipuan Impersonasi, Ancaman Keamanan yang Semakin Besar
Menurut Google, "penipuan impersonasi" adalah salah satu jenis penipuan keuangan yang paling umum. Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) melacak kerugian sekitar $3 miliar dari penipuan tersebut pada tahun 2024, dan perbaikan pada alat kloning suara AI yang lebih baru membuat skema penipuan menjadi lebih mudah dilakukan. Model suara AI menjadi sangat canggih sehingga sulit untuk mengidentifikasi panggilan palsu bahkan ketika AI meniru seseorang yang Anda hubungi setiap hari.
Google meluncurkan solusi untuk mengatasi penipuan ini dengan memperluas sistem yang diperkenalkan bulan lalu untuk panggilan keuangan yang diverifikasi. Sekarang, fitur serupa akan bekerja dengan siapa saja di kontak Anda. Banyak penipuan deepfake yang paling efektif melibatkan spoofing nomor kontak, yang membuat panggilan terlihat lebih sah ketika ponsel Anda menyala. Korban penipuan ini kemudian disambut dengan rekreasi akurat dari suara seseorang yang memutar cerita yang melibatkan kebutuhan darurat untuk uang.