Terbongkar! Amazon Diduga Scan dan Hancurkan Buku Langka untuk Latih AI
Selama setahun belakangan ini, para penjual buku sudah curiga kalau perusahaan-perusahaan AI gencar membeli banyak buku langka, lalu menghancurkannya setelah selesai memindai isinya untuk melatih kecerdasan buatan mereka. Tapi, kecurigaan ini sulit dibuktikan, sampai akhirnya ada laporan dari 404 Media yang bikin geger. Sebuah Airtag yang disembunyikan di buku langka membuktikan kalau setidaknya satu raksasa teknologi, yang lagi ngebut mengembangkan model AI canggihnya, ada di balik pesanan buku dalam jumlah besar itu: siapa lagi kalau bukan Amazon.
Bagaimana Airtag Membongkar Rahasia Ini?
Hari Senin lalu, 404 Media membocorkan kalau mereka berhasil bekerja sama dengan seorang penjual buku. Penjual buku ini setuju buat nyelipin Airtag di salah satu buku langka yang jadi bagian dari pesanan borongan.
Airtag itu kemudian dilacak sampai ke fasilitas pelatihan AI milik Amazon di Las Vegas. Di sana, ada tim khusus yang kerjanya menyobek punggung buku dan memindai setiap halamannya.
Yang lebih bikin geleng-geleng kepala, di pintu gudang tim ini, yang disebut VGT3, ada logo Tyrannosaurus rex yang lagi siap-siap melahap buku. Kayaknya mereka cuek aja dengan banyaknya kritik soal praktik penghancuran buku untuk pemindaian ini.
Tanggapan Amazon yang Terkesan Mengelak
Amazon sendiri menolak berkomentar soal temuan 404 Media ini. Mereka cuma kasih pernyataan umum yang sama persis kayak yang mereka kasih ke 404 Media. Anehnya, pernyataan itu sama sekali tidak menyinggung soal pelatihan AI secara spesifik.