Pengalaman Melongo Minta Data Pribadi ke McDonald's!

Beberapa waktu lalu, ada seseorang iseng banget minta semua data pribadi yang dikumpulin sama restoran cepat saji McDonald's tentang dirinya. Nggak disangka-sangka, beberapa hari kemudian, dia dapat laporan yang bikin melongo: isinya 515 halaman!

Laporan setebal itu detail banget ngasih tahu soal interaksinya di aplikasi McDonald's. Bahkan, sampai "nebak" kalau dia bakal terus-terusan jajan di sana. Wah, kok bisa tahu ya?

Ada Apa dengan Data Pribadi Kita?

Ternyata, permintaan data ini diajukan berdasar undang-undang California Consumer Privacy Act (CCPA). Undang-undang ini memberikan hak hukum bagi kita untuk minta akses data dari perusahaan besar mana pun yang mengumpulkan informasi pribadi kita. Penulis artikel ini penasaran banget, kira-kira perusahaan lain punya data apa aja ya tentang dia? Akhirnya, dalam seminggu, dia langsung ngajukan lebih dari 100 permintaan serupa ke berbagai perusahaan!

Mengenal California Consumer Privacy Act (CCPA)

CCPA sendiri mulai berlaku di tahun 2020. Undang-undang ini punya tiga ketentuan utama yang melindungi hak-hak konsumen:

Pertama, ada hak untuk menolak penjualan informasi pribadi kita. Kedua, kita punya hak untuk menghapus informasi tersebut dari database mereka. Dan yang terakhir, ada hak untuk meminta salinan data pribadi kita sendiri yang dimiliki perusahaan.