Meta lagi asyik nyoba robot-robotan canggih di pusat data mereka. Robot ini kabarnya bisa colokin kabel, *reset* server, dan kerjain tugas lain. Kabar ini belum pernah dibahas sebelumnya, lho!
Kenapa Meta Pakai Robot di Pusat Data?
Usaha ini diharapkan bisa bantu Meta mengelola pusat datanya yang makin gede dengan lebih sedikit pekerja manusia. Tujuannya jelas: biar biaya operasional, terutama gaji karyawan, bisa tetap hemat. Apalagi Meta lagi gila-gilaan ngeluarin duit buat infrastruktur AI yang biayanya melambung tinggi.
Dari Mana Robot-robot Ini Berasal?
Robot-robot dan perangkat keras terkait yang dipakai Meta ini datang dari berbagai vendor keren. Sebut saja Watney Robotics, Kinova, dan ABB. Informasi ini didapat dari beberapa mantan dan karyawan yang masih bekerja di sana, tapi mereka minta namanya dirahasiakan karena nggak diizinkan bicara ke media. Sayangnya, Kinova dan ABB memilih untuk tidak berkomentar, sementara Watney Robotics juga tidak menanggapi pertanyaan.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan Robot-robot Meta Ini?
Dalam salah satu eksperimen, Meta sedang mengevaluasi apakah lengan robot Kinova Gen3 bisa dipakai buat *power cycling* (istilah untuk mematikan dan menyalakan kembali listrik ke server) atau bahkan memutus aliran listrik ke server. Selain itu, ada juga robot lain yang sedang diuji coba untuk tugas menukar atau mengganti kabel jaringan.
Dampak Robot pada Pekerjaan Manusia
Salah satu pekerja pusat data Meta memperkirakan, kalau program robot ini sukses, bot-bot ini bisa menggantikan sampai 80 persen beban kerja untuk beberapa tugas yang sebelumnya dilakukan manusia. "Dulu kami kira yang kerjanya fisik kayak kami aman-aman aja untuk sementara waktu, tapi ternyata tidak lagi," kata pekerja tersebut dengan nada khawatir. "Robot-robot ini akan datang untuk kita semua, sayangnya." Ini menunjukkan kekhawatiran nyata tentang otomatisasi dan masa depan pekerjaan di era teknologi.