Proyek Satelit Pesaing Starlink Milik Rusia Jalan di Tempat?
Proyek satelit Rusia yang digadang-gadang jadi pesaing Starlink SpaceX, ternyata jalannya lambat banget! Saking lambatnya, mirip kayak kondisi di garis depan perang Ukraina timur. Program bernama Rassvet ini, yang sering disebut sebagai jawaban Rusia untuk Starlink, sudah mulai meluncurkan satelit operasional pertamanya awal tahun ini.
Sudah ada dua kali peluncuran, satu di bulan Maret dan satu lagi di Juli. Dari dua kali peluncuran itu, total 32 satelit Rassvet sudah berhasil dikirim ke orbit rendah Bumi. Angka 32 ini baru sekitar 10 persen dari target Rusia, lho. Mereka rencananya mau meluncurkan sekitar 300 satelit Rassvet sampai akhir tahun depan buat menyediakan koneksi internet baik untuk militer maupun warga sipil. Perusahaan yang menggarap proyek Rassvet ini, yaitu Bureau 1440, punya target ambisius: menempatkan 924 satelit sampai tahun 2035!
Ada Apa dengan Orbitnya?
Tapi, ini dia masalah utamanya. Dari 32 satelit yang sudah meluncur, tidak ada satu pun yang berhasil mencapai orbit 800 kilometer (sekitar 500 mil) yang memang dirancang sebagai tempat operasional mereka. Roket-roket yang meluncurkan satelit Rassvet ini justru menempatkan mereka jauh lebih dekat ke Bumi. Rencananya, satelit-satelit ini diharapkan akan menggunakan mesin plasma mereka sendiri untuk menaikkan ketinggian orbit selama beberapa bulan ke depan.