Vine Kembali dengan Nama Baru: Divine!
Kabar gembira buat kamu yang kangen video pendek enam detik ala Vine! Sebuah proyek baru bernama Divine, yang bertujuan menghidupkan kembali euforia Vine, kini sudah bisa diunduh gratis di App Store dan Google Play. Aplikasi ini bukan cuma bikin kamu nostalgia, lho. Divine menawarkan akses ke sekitar 500.000 video Vine lama yang berhasil dipulihkan, dan yang lebih seru, kamu juga bisa bikin dan posting video Vine baru lagi!
Jack Dorsey di Balik Divine: Menebus Dosa Masa Lalu
Siapa sih yang mendukung proyek keren ini? Ternyata, Divine didanai oleh "and Other Stuff," sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk pada Mei 2025 oleh salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey. Organisasi nirlaba ini memang fokus mendanai proyek-proyek eksperimental berbasis sumber terbuka (open source) yang berpotensi mengubah lanskap media sosial.
Dukungan Dorsey terhadap Divine ini unik, karena dia tidak mencari keuntungan. Tujuannya adalah untuk "memperbaiki kesalahan" yang pernah ia buat sebagai CEO Twitter: yaitu menutup Vine di awal. Niat yang mulia, bukan?
Perjuangan Menyelamatkan Arsip Video Vine
Untuk bisa menghadirkan Divine, ada sosok penting bernama Evan Henshaw-Plath, yang dikenal juga sebagai "Rabble" secara online. Dia adalah mantan karyawan awal Twitter dan anggota "and Other Stuff". Rabble inilah yang berjibaku menyelamatkan arsip Vine.
Rabble menjelaskan, sebagian besar konten Vine dulu sempat dicadangkan oleh sebuah proyek komunitas bernama Tim Arsip. Video-video ini tersimpan dalam file biner raksasa, sekitar 40-50 GB! Rabble sampai harus membuat skrip khusus untuk memahami cara kerja file-file tersebut dan merekonstruksinya, termasuk interaksi pengguna seperti jumlah tampilan, suka, dan komentar yang terkait dengan video asli.
Memang tidak semua data bisa dipulihkan, tapi progresnya luar biasa. Awalnya, aplikasi ini diluncurkan untuk penguji pada November lalu dengan sekitar 100.000 video Vine teratas. Lalu, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 300.000 video sebelum peluncuran resmi hari ini. Sekarang, saat sudah tersedia untuk umum, Divine menyimpan sekitar 500.000 video dari hampir 100.000 kreator Vine asli!
Peluncuran Divine Disambut Antusias Kreator Legendaris
Upaya menghidupkan kembali Vine ini berhasil menarik perhatian beberapa kreator Vine awal yang legendaris, seperti Lele Pons, JimmyHere, MightyDuck, dan Jack dan Jack, serta banyak lainnya. Kamu bahkan bisa melihat profil pengguna Divine di web, meskipun kamu tidak punya aplikasi mobile-nya.
Rabble bercerita, rencana awal adalah segera meluncurkan aplikasi setelah beberapa tes singkat. Tapi, para Viners (sebutan untuk pengguna Vine) awal justru mendorong tim untuk menunda. "Mereka bilang pada kami untuk menunggu dan melakukannya dengan benar," jelas Rabble. "Mereka ingin sesuatu seperti Vine yang akan 'mereset' media sosial dan menyaring konten AI yang tidak diinginkan."
Fitur Keren Divine: Mode Kompilasi dan Anti-AI
Apa saja fitur menarik di Divine?
- Mode Kompilasi: Divine punya fitur seperti mode kompilasi. Ini cocok banget, mengingat banyak generasi muda yang dulu tumbuh besar sambil nontonin kompilasi video Vine. Dengan mode ini, kamu bisa membuat daftar video sendiri untuk merangkai kompilasi favoritmu. Misalnya, kamu bisa mengunjungi hashtag seperti #kucing, dan Divine akan memutar aliran video Vine yang sesuai secara berurutan. Kamu bisa menjeda untuk berinteraksi (membagikan atau menyukai video), atau cukup duduk dan menikmati tontonannya.
- Bebas Konten AI: Ini dia salah satu nilai jual utama Divine: tidak ada konten yang dihasilkan oleh AI! "Saya memutuskan untuk menyaring konten AI karena saya secara pribadi tidak suka melihat konten AI," kata Rabble. "Saya tidak suka merasa tertipu. Saya tidak suka gagasan bahwa banyak konten dapat dibuat dengan sangat cepat dan dengan sedikit kemanusiaan atau pemikiran." Untuk menjaga jaringan Divine bebas dari konten yang tidak diinginkan, atau "sampah AI," pengguna wajib merekam video langsung di aplikasi atau memverifikasi bagaimana video yang diunggah dibuat menggunakan C2PA, standar industri terbuka yang menetapkan asal dan pengeditan konten digital. Ini demi menjaga keaslian konten!
Bukan Cari Untung, Tapi Kembalikan Kontrol Kreator
Yang menarik, Divine ini tidak punya model bisnis untuk mencari keuntungan dan didirikan sebagai perusahaan publik. Rabble percaya bahwa ini justru bisa memungkinkan kreator digital untuk mengambil kembali kendali atas keberadaan online mereka. Dari situ, mereka bisa memonetisasinya melalui kesepakatan merek atau kolaborasi, persis seperti yang mereka lakukan saat ini.
Lele Pons, salah satu kreator Vine asli, menyambut hangat peluncuran aplikasi ini. "Banyak dari kami berasal dari Vine, dan itu adalah awal dari segalanya," katanya. "Aplikasi ini ikonik. Ini adalah momen kunci dalam perjalanan pribadi saya, dan dalam budaya internet, membuat saya sangat bahagia untuk melihat 'klasik-klasik' awal ini dibawa kembali ke kehidupan, dan untuk memiliki kesempatan untuk membuat yang baru."
Cara Unduh Divine
Kamu bisa mengunduh Divine secara gratis di App Store, Google Play, dan juga Zapstore (yang didukung oleh Nostr). Untuk permulaan, akses akan diberikan secara bertahap kepada mereka yang sudah berada di daftar tunggu, dan kemudian orang lain akan bisa bergabung melalui penggunaan kode undangan.