Palantir Technologies Menuai Kecaman Setelah Memposting Manifesto Kontroversial

Perusahaan teknologi dan kontraktor intelijen Amerika Serikat, Palantir Technologies, mendapat kecaman keras setelah memposting ringkasan 22 poin ideologi perusahaan di platform X. Salah satu yang mengecam pernyataan tersebut adalah sejumlah anggota parlemen Inggris.

Manifesto Palantir Dinilai "Racauan Seorang Supervillain"

Dokumen tersebut oleh sejumlah anggota parlemen disebut sebagai "racauan seorang supervillain" dan "parodi film RoboCop". Beberapa poin paling kontroversial antara lain seruan agar Amerika Serikat mengembalikan wajib militer, dengan argumen bahwa masyarakat demokratis membutuhkan "kekuatan keras" untuk bertahan.

Respons dari Parlemen Inggris

Respons keras datang dari parlemen Inggris. Martin Wrigley, anggota parlemen dari Partai Liberal Demokrat yang juga anggota komite sains dan teknologi parlemen, menyatakan manifesto itu menunjukkan bahwa etika perusahaan "sama sekali tidak cocok untuk mengerjakan proyek pemerintah Inggris yang melibatkan data pribadi paling sensitif milik warga negara."

Rachael Maskell, anggota parlemen dari Partai Buruh dan mantan pekerja NHS (National Health Service) yang selama ini mengkritik kontrak Palantir senilai 330 juta poundsterling untuk mengelola platform data NHS England, menyebut postingan itu "cukup mengkhawatirkan".

"Mereka jauh lebih dari sekadar perusahaan solusi teknologi jika mereka mencoba mengarahkan kebijakan, politik, dan pilihan investasi,"

katanya, dikutip dari The Guardian.

Manifesto Palantir: 22 Poin yang Kontroversial

Berikut adalah 22 poin lengkap manifesto Palantir:

  1. Silicon Valley berutang moral kepada negara yang memungkinkan kebangkitannya.
  2. Kita harus memberontak melawan tirani aplikasi.
  3. Email gratis tidak cukup.
  4. Batas kekuatan lunak, retorika yang melambung tinggi saja, telah terungkap.
  5. Pertanyaannya bukan apakah senjata AI akan dibangun, melainkan siapa yang membangunnya dan untuk tujuan apa.
  6. Pengabdian nasional harus menjadi kewajiban universal.
  7. Jika seorang Marinir AS meminta senapan yang lebih baik, kita harus membangunnya; hal yang sama berlaku untuk perangkat lunak.
  8. Pegawai negeri tidak perlu menjadi pendeta kita.
  9. Kita harus menunjukkan jauh lebih banyak kebaikan kepada mereka yang telah menundukkan diri pada kehidupan publik.
  10. Psikologisasi politik modern membawa kita ke jalur yang salah.
  11. Masyarakat kita terlalu bersemangat untuk mempercepat, dan sering kali bergembira atas kehancuran musuh-musuhnya.
  12. Era atom akan berakhir.
  13. Tidak ada negara lain dalam sejarah dunia yang telah memajukan nilai-nilai progresif lebih dari negara ini.
  14. Kekuatan Amerika telah memungkinkan perdamaian yang luar biasa panjang.
  15. Kebiri pascaperang terhadap Jerman dan Jepang harus dibatalkan.
  16. Kita harus memuji mereka yang mencoba membangun di mana pasar gagal bertindak.
  17. Silicon Valley harus memainkan peran dalam mengatasi kejahatan kekerasan.
  18. Paparan kejam terhadap kehidupan pribadi tokoh publik mengusir terlalu banyak bakat dari layanan pemerintah.
  19. Kehati-hatian dalam kehidupan publik yang tanpa sadar kita dorong bersifat korosif.
  20. Intoleransi pervasif terhadap keyakinan agama di kalangan tertentu harus ditolak.
  21. Beberapa budaya telah menghasilkan kemajuan vital; yang lain tetap disfungsional dan regresif.
  22. Kita harus menolak godaan dangkal dari pluralisme yang kosong dan hampa.

Palantir saat ini memiliki lebih dari 500 juta poundsterling kontrak di Inggris, termasuk kontrak NHS senilai 330 poundsterling juta, serta kesepakatan dengan kepolisian dan Kementerian Pertahanan.