Vulnerabilitas Kritis dalam Framework Starlette
Sebuah vulnerability kritis ditemukan dalam framework Starlette yang dapat memungkinkan hacker untuk membobol server yang menjalankannya dan mencuri data sensitif serta kredensial akun pihak ketiga.
Menurut seorang peneliti keamanan, vulnerability ini ada dalam Starlette, sebuah framework open source yang diunduh sebanyak 325 juta kali per minggu. Ratusan proyek open source lainnya juga terkena dampak karena mereka membutuhkan Starlette untuk berjalan.
Bagaimana Vulnerabilitas Ini Bekerja
Starlette adalah implementasi dari ASGI (asynchronous server gateway interface), yang memungkinkan proses permintaan dalam jumlah besar secara efisien dan simultan. Starlette juga merupakan dasar dari FastAPI dan framework lain yang populer untuk membangun layanan dalam aplikasi Python.
Menurut peneliti keamanan, vulnerability ini relatif mudah dieksploitasi dan telah membuka jalan bagi jutaan server untuk diserang. ASGI dan Starlette memiliki akses ke server yang menjalankan MCP (model context protocol), yang memungkinkan agen AI untuk mengakses sumber daya eksternal, termasuk basis data pengguna, akun email, dan kalender.
Vulnerabilitas ini sangat berbahaya karena server MCP menyimpan kredensial untuk setiap sumber daya eksternal yang diakses, membuatnya menjadi target yang sangat berharga bagi penyerang.