Menyingkap Misteri Data Breach di Columbia University

Sebuah pesan aneh dari ayah saya pada Februari lalu memicu saya untuk menyelesaikan sebuah misteri yang telah mengganggu sekelompok korban yang tidak terduga dari kebocoran data di Columbia University tahun lalu. Kelompok ini terdiri dari orang-orang yang tidak memiliki koneksi apa pun dengan sekolah tersebut.

Pesan tersebut berisi foto surat dari Columbia, yang menyatakan bahwa saya merupakan korban kebocoran data pada Juni tahun lalu. Kebocoran data tersebut mengungkapkan berbagai informasi sensitif, termasuk 1,8 juta nomor Social Security.

Nota Publik Columbia

Notifikasi publik tentang kebocoran data di Columbia hanya ditujukan untuk "anggota komunitas Columbia". Dalam notifikasi tersebut, Columbia memperingatkan bahwa "pihak tidak berwenang telah mendapatkan informasi tentang siswa dan pelamar yang terkait dengan proses penerimaan, pendaftaran, dan bantuan keuangan, serta beberapa informasi pribadi yang terkait dengan beberapa karyawan Columbia". Berita utama yang menyusul hanya merujuk pada orang-orang yang berafiliasi dengan Columbia sebagai korban, sementara menunjukkan bahwa pelaku kejahatan dibalik kebocoran data tersebut dilaporkan termotivasi untuk mengungkapkan sejarah Columbia tentang "tindakan afirmatif" dalam proses penerimaan.