Undang-Undang Spesies Terancam Punah AS: Upaya Konservasi Melalui Pengurutan Genom
Undang-Undang Spesies Terancam Punah di Amerika Serikat mewajibkan pemerintah untuk mengidentifikasi spesies yang berisiko punah dan merancang rencana untuk memulihkan populasi dan habitat yang mereka butuhkan. Undang-undang ini telah mencapai beberapa kesuksesan luar biasa, seperti pemulihan elang bald ke banyak wilayah asalnya.
Namun, lebih dari 2.300 populasi tumbuhan dan hewan masih berada dalam daftar, memerlukan intervensi pemerintah yang berkelanjutan. Pada hari Kamis, diumumkan bahwa semua spesies tersebut akan menjalani pengurutan genom dan pengawetan sampel jaringan untuk membantu upaya konservasi di masa depan.
Partisipasi Pemerintah AS dan Colossal Biosciences
Kerja sama antara dua pihak yang tidak terduga, yaitu pemerintah AS dan Colossal Biosciences, sebuah perusahaan bioteknologi yang memiliki pendekatan kontroversial terhadap definisi spesies, akan melakukan pengurutan genom dan pengawetan sampel jaringan tersebut.
Colossal Biosciences selalu menyatakan bahwa mereka memiliki fokus konservasi, tetapi upaya mereka yang paling menarik perhatian adalah memulihkan spesies yang telah punah. Mereka berencana untuk melakukannya dengan mengembangkan kombinasi teknologi penyuntingan gen dan reproduksi yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara komersial.
Upaya Konservasi dengan Teknologi Masa Depan
Pengumuman tentang serigala kuno mereka, di mana hanya beberapa perubahan genetik kecil yang diedit ke dalam serigala abu-abu, telah menimbulkan beberapa pertanyaan tentang ketulusan mereka dalam upaya konservasi ini.