Pasti pernah dengar dong tentang Sgr A*? Itu lho, nama lubang hitam supermasif yang jadi pusat Galaksi Bima Sakti kita. Keberadaannya sudah kita ketahui sejak tahun 1970-an, tapi baru bisa difoto atau "dicitrakan" beberapa tahun belakangan ini. Selama itu, sebagian besar informasi yang kita tahu tentang Sgr A* didapat dari mengamati sekelompok bintang yang mengelilingi lubang hitam ini. Bintang-bintang itu membantu kita memperkirakan massa dan ukurannya. Gampangnya, bintang-bintang itu kayak "alat" buat kita ngintip dan mempelajari area yang sulit dijangkau.
Bintang Baru yang Super Dekat Sgr A*
Nah, dalam jurnal Nature edisi Rabu lalu, para peneliti cerita tentang penemuan bintang baru. Bintang ini punya orbit yang sangat "eksentrik" alias bentuknya lonjong banget. Saking lonjongnya, bintang ini bisa mendekati Sgr A* lebih dekat dari objek manapun yang pernah kita identifikasi sebelumnya! Karena sedekat itu, bintang ini bisa jadi kunci buat kita ngukur rotasi atau putaran lubang hitam untuk pertama kalinya.
Mengintip Putaran Sgr A*
Sebenarnya, ada banyak bintang yang mengelilingi Sgr A* dalam jarak yang relatif dekat. Massa bintang-bintang ini bisa kita perkirakan dari tingkat kecerahan dan fitur spektrumnya. Dengan menggabungkan massa bintang-bintang ini dan merekonstruksi orbit mereka menggunakan data bertahun-tahun, kita bisa tahu seberapa supermasif sih Sgr A* ini. Beratnya itu lho, hampir 1037 kilogram!