Kalajengking dan Senjata Rahasia Mereka
Kalajengking dilengkapi dengan capit depan ganda (secara teknis dikenal sebagai chelae atau pedipalp appendages) dan ekor yang dapat menyuntikkan racun, atau stinger, di bagian posterior ekornya. Senjata-senjata ini saja sudah terlihat berbahaya, tetapi analisis kimia menunjukkan bahwa mereka mengandung logam seperti seng, mangan, dan besi.
Penemuan Baru tentang Kalajengking
"Bahwa logam-logam tersebut ada telah diketahui sejak 1990-an," kata Sam Campbell, seorang ahli biologi di Universitas Queensland, Australia. "Apa yang tidak kita ketahui adalah apakah kalajengking berevolusi untuk menjadi seperti itu atau jika itu kebetulan dan mereka hanya mengambil logam-logam dari lingkungan."
Untuk menjawab pertanyaan ini, Campbell dan koleganya memeriksa bagaimana logam-logam tersebut didistribusikan di seluruh stinger dan capit kalajengking dari berbagai spesies. Berdasarkan data mereka, yang dirinci dalam studi terbaru yang diterbitkan di Journal of The Royal Society Interface, tidak ada yang kebetulan tentang hal itu. Kalajengking tampaknya telah berevolusi untuk mengandung logam-logam ini, yang menambah kekuatan dan kemampuan senjata mereka.