Korea Selatan Berencana Latih Anggota Militer Mengoperasikan Drone
Korea Selatan berencana untuk melatih setiap anggota militernya, yang berjumlah sekitar setengah juta orang, untuk mengoperasikan drone dengan mudah seperti mereka menangani senjata pribadi.
Tujuan Membuat Drone Menjadi "Alat Tempur Universal"
Menurut Menteri Pertahanan Korea Selatan, Ahn Gyu-back, tujuan ini adalah untuk membuat drone menjadi "alat tempur universal" bagi semua pasukan dengan melatih mereka untuk menggunakan drone seperti "senjata pribadi kedua".
Target ini diumumkan saat militer Korea Selatan berusaha untuk mempertahankan keunggulan teknologi dalam konflik perbatasan selama 70 tahun dengan militer Korea Utara yang lebih besar.
Perluasan Penggunaan Drone dan Teknologi Counter-Drone
Pengumuman ini bertepatan dengan rencana untuk melengkapi unit-unit militer individu dengan lebih banyak drone yang murah dan dapat digunakan untuk misi pengawasan dan serangan, serta mengerahkan lebih banyak laser dan senjata gelombang mikro anti-drone.
Selain itu, markas besar operasi drone Korea Selatan yang sebelumnya memiliki otoritas komando langsung atas unit tempur akan diatur ulang untuk fokus pada kerja sama dengan industri Korea Selatan dalam mengembangkan dan memperoleh teknologi drone komersial, menurut The Korea Times.
Menteri Pertahanan Korea Selatan secara khusus menyebutkan konflik di Ukraina dan Timur Tengah sebagai inspirasi bagi reformasi militer dengan fokus pada teknologi drone.