Administrasi Trump Menandatangani Perjanjian untuk Meningkatkan Keamanan AI

Pada minggu ini, administrasi Trump melakukan perubahan kebijakan dan menandatangani perjanjian dengan Google DeepMind, Microsoft, dan xAI untuk melakukan pemeriksaan keamanan AI pada model-model canggih sebelum dan setelah dirilis.

Perubahan Kebijakan Setelah Kecurangan Awal

Sebelumnya, Donald Trump menentang kebijakan era Biden dan menganggap pemeriksaan keamanan sukarela sebagai pengaturan yang berlebihan yang menghambat inovasi. Tak lama setelah menjabat, ia bahkan mengubah nama US AI Safety Institute menjadi Center for AI Standards and Innovation (CAISI), dengan menghilangkan kata "keamanan" dari nama tersebut sebagai sindiran terhadap Joe Biden.

Namun, setelah Anthropic mengumumkan bahwa akan terlalu berisiko untuk merilis model Claude Mythos terbarunya karena khawatir bahwa aktor jahat dapat mengeksploitasi kemampuan keamanan siber yang canggih, Trump tiba-tiba khawatir tentang keamanan AI. Menurut Direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett, Trump mungkin akan segera mengeluarkan perintah eksekutif yang memerlukan pengujian pemerintah pada sistem AI canggih sebelum dirilis, seperti dilaporkan oleh Fortune.