Undang-Undang JAWBONE: Melindungi Kebebasan Bicara dari Campur Tangan Pemerintah
Semua orang memiliki hak untuk mengungkapkan pendapat mereka, tetapi terkadang pemerintah mencoba untuk membatasi kebebasan bicara. Dua senator AS, Ted Cruz dan Ron Wyden, baru-baru ini mengusulkan undang-undang yang disebut JAWBONE Act untuk melindungi kebebasan bicara dari campur tangan pemerintah.
Apa itu JAWBONE Act?
JAWBONE Act adalah singkatan dari Justice Against Weaponized Bureaucratic Overreach to Networked Expression Act. Undang-undang ini bertujuan untuk melarang badan pemerintah dan pegawai pemerintah untuk memaksa atau mencoba memaksa penyiar dan penyedia layanan online atau AI untuk mengubah konten. Dengan demikian, undang-undang ini dapat melindungi kebebasan bicara di media sosial, TV, dan platform online lainnya.
Contoh Kasus: Ketua Federal Communications Commission, Brendan Carr, telah beberapa kali mencoba memaksa TV network dan penyiar untuk mengubah konten. Undang-undang ini juga dapat diterapkan pada kasus-kasus seperti itu. Selain itu, undang-undang ini juga dapat melindungi perusahaan media sosial dan pembuat AI chatbot dari tekanan pemerintah.
Hak Aksi Pribadi
Undang-undang ini juga menciptakan hak aksi pribadi bagi korban "jawboning" (tekanan pemerintah untuk mengubah konten). Dengan demikian, individu yang merasa hak kebebasan bicaranya telah dilanggar dapat mengajukan gugatan kepada pejabat pemerintah dan meminta ganti rugi. Jaksa agung negara bagian juga dapat menegakkan undang-undang ini melalui tindakan hukum sipil.