Temuan Preliminar Tabrakan Fatal di Texas
Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) telah merilis temuan preliminar yang membenarkan klaim Elon Musk dan Tesla bahwa pengemudi yang terlibat dalam tabrakan fatal di Texas telah membatalkan fitur Full Self Driving sebelum dampak terjadi.
Kronologi Tabrakan
Bulan lalu, Michael Butler (44 tahun) mengatakan kepada polisi bahwa fitur autopilot sedang aktif saat kecelakaan terjadi. Namun, di platform X, Elon Musk membantah klaim tersebut dengan menyatakan bahwa Butler pasti telah membatalkan fitur tersebut karena "FSD mengemudi dengan pelan di jalan-jalan perumahan, dan ini adalah kecelakaan kecepatan tinggi!".
Vice President Tesla untuk perangkat lunak AI, Ashok Elluswamy, mendukung klaim Musk dengan menyatakan bahwa data internal menunjukkan "pengemudi secara manual membatalkan self-driving dengan menekan pedal akselerator hingga 100 persen di area perumahan ini".
Temuan NTSB
Laporan preliminar NTSB, yang belum menentukan penyebab pasti kecelakaan, membenarkan klaim Tesla. Investigasi menemukan bahwa FSD sedang aktif saat kecelakaan terjadi, tetapi data elektronik menunjukkan "pengemudi secara manual membatalkan FSD (Supervised) dengan menekan pedal akselerator hingga 100 persen".
Temuan ini membuktikan bahwa pengemudi memang telah membatalkan fitur self-driving sebelum kecelakaan terjadi.