Angkatan Darat AS Gunakan Laser Canggih untuk Jatuhkan Drone di Perbatasan Meksiko!
Pada minggu ini, Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) berhasil menembak jatuh tiga unit drone di dekat perbatasan AS-Meksiko menggunakan laser energi tinggi serbaguna. Laporan resmi menyebutkan drone-drone tersebut "menimbulkan ancaman fisik bagi personel militer AS dan mitra CBP," merujuk pada petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (Customs and Border Patrol).
Kapan dan Di Mana Kejadiannya?
Operasi canggih ini berlangsung antara malam tanggal 25 Agustus hingga dini hari tanggal 26 Agustus di sekitar Lembah Rio Grande, Texas. Operasi ini dipimpin oleh Satuan Tugas Gabungan Perbatasan Selatan (JTF-SB) yang beroperasi di bawah Komando Utara AS. Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa selama operasi, agen menggunakan teknologi yang berasal dari sistem High-Energy Multipurpose Laser (AMP-HEL) Angkatan Darat, sebuah program militer yang fokus pada implementasi laser energi tinggi untuk kemampuan pertahanan baru.
Mengenal Lebih Dekat Teknologi Laser Ini
Informasi yang tersedia menunjukkan bahwa pengembangan teknologi laser ini merupakan bagian dari inisiatif yang telah berjalan. Perusahaan spesialis teknologi pertahanan, AeroVironment, telah mengirimkan dua prototipe fungsional pertama dari senjata berbasis laser ini kepada Angkatan Bersenjata AS. Dua sistem baru yang lebih canggih kemudian diserahkan seiring dengan perluasan program.
Menurut pabrikan, platform khusus ini, yang dinamakan Locust Laser Weapon System, dirancang untuk dipasang pada kendaraan militer, persis seperti yang telah dilakukan oleh Angkatan Darat dengan versi-versi yang telah mereka terima.