24 Jam Le Mans: Salah Satu Balap motorsport Terbesar di Dunia
Salah satu balap motorsport terbesar di dunia, 24 Hours of Le Mans, akan berlangsung di Prancis pada akhir pekan ini. Balap endurance ini, bersama dengan Indianapolis 500 dan Monaco Grand Prix, merupakan bagian dari 'triple crown', sebuah prestasi tidak resmi yang hanya Graham Hill yang dapat memenangkannya.
62 Mobil Siap Bertarung
Tahun ini, 62 mobil berbeda akan memulai balap, berlomba di trek balap permanen dan jalan umum yang biasanya digunakan oleh penduduk lokal untuk pergi ke supermarket atau restoran McDonald's.
Balap ini bukanlah yang tertua di dunia, tetapi sudah berlangsung sejak tahun 1923, dan tahun ini akan menjadi penyelenggaraan ke-94. Balap ini dimulai sebagai cara untuk menguji ketangguhan industri otomotif dan telah bertahan sebagai area motorsport dengan relevansi jalan terbesar. Rem cakram, teknologi hibrida, sistem rem-by-wire, mesin injeksi langsung, dan lampu depan canggih adalah beberapa contoh teknologi yang telah diuji dan dikembangkan di Le Mans.
Tiga Kelas dan Banyak Peserta
Tahun ini, 62 mobil dibagi menjadi tiga kelas yang berbeda, masing-masing dengan tiga pembalap yang bergantian mengemudi. Beberapa pembalap adalah profesional, tetapi banyak juga yang merupakan amatir, termasuk pengusaha teknologi seperti pendiri Ruby on Rails, co-pendiri GitHub, dan co-pendiri Crowdstrike yang akan berlomba di kelas LMP2. Selain itu, Gabe Newell, pemilik Valve, juga memiliki tim Aston Martin yang akan berlomba di kelas Hypercar dan LMGT3, dengan putranya Gray sebagai salah satu pembalap.