Proyek Ballroom Gedung Putih: Presiden Trump Ingin Menggunakan Dana Pajak untuk Keamanan

Presiden Donald Trump baru-baru ini mengungkapkan rencana untuk menggunakan dana pajak untuk memperkuat keamanan ballroom Gedung Putih, termasuk memasang atap yang tahan serangan drone dan "pelabuhan drone" yang dapat menampung drone militer.

Rencana Keamanan Ballroom Gedung Putih

Dalam tur pribadi yang diberikan kepada para wartawan pada 19 Mei, Trump menjelaskan bahwa ballroom Gedung Putih akan dilengkapi dengan atap yang terbuat dari "baja tidak tembus" yang dapat melindungi dari serangan drone. Ia juga berencana memasang "pelabuhan drone" di atap yang dapat menampung jumlah drone yang tidak terbatas yang dioperasikan oleh militer AS.

Untuk membiayai proyek ini, Trump telah mendesak para anggota Kongres Republik untuk menyetujui dana pajak sebesar $1 miliar untuk membiayai berbagai "penyesuaian keamanan dan peningkatan" untuk proyek ballroomnya. Dana ini akan digunakan terpisah dari biaya konstruksi ballroom sebesar $400 juta yang telah dibiayai oleh para donatur swasta, termasuk perusahaan seperti Amazon, Apple, Coinbase, Comcast, Google, HP Inc., Lockheed Martin, Meta, Micron Technology, Microsoft, Palantir, Ripple, dan T-Mobile.