Keluarga Korban Penembakan Sekolah di Kanada Gugat OpenAI

Tujuh keluarga korban yang terluka atau tewas dalam penembakan di Sekolah Tumbler Ridge, Kanada, telah mengajukan gugatan hukum terhadap OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman. Mereka menuduh perusahaan dan pemimpinnya bersalah karena kelalaian setelah gagal melaporkan aktivitas ChatGPT yang mencurigakan dari pelaku penembakan yang diduga.

Tuduhan Keluarga Korban

Keluarga korban mengklaim bahwa OpenAI memilih untuk diam setelah sistem mereka mendeteksi aktivitas dari Jesse Van Rootselaar, pelaku penembakan yang diduga, demi melindungi reputasi perusahaan dan IPO (penawaran umum perdana) yang akan datang. Aktivitas Van Rootselaar yang mencurigakan dilaporkan melibatkan percakapan tentang kekerasan senjata api.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa OpenAI mempertimbangkan untuk melaporkan aktivitas 18 tahun tersebut kepada polisi. Namun, perusahaan tersebut tidak mengambil tindakan lanjut, sehingga menyebabkan gugatan hukum dari keluarga korban.