Pertama Kalinya, Militer AS Menggunakan Drone Laut Bermuatan Peledak dalam Pertempuran
Militer Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya dalam sejarahnya mengirimkan drone laut bermuatan peledak ke dalam pertempuran dengan menyerang kapal selam mini Iran dan pelabuhan angkatan laut.
Penggunaan Drone Laut Kamikaze
Penggunaan drone laut berjenis "kamikaze" ini oleh AS terjadi hampir satu dekade setelah pasukan Iran dan Houthi pertama kali mendemonstrasikan senjata tersebut.
Militer AS membagikan video yang menunjukkan tiga "drone serang permukaan satu arah" meledak setelah mendekati kapal selam mini Iran dan fasilitas perawatan kapal di Pangkalan Angkatan Laut Bandar Abbas, Iran, pada malam hari tanggal 12 Juli.
US Central Command, komando tempur militer AS yang bertanggung jawab atas operasi di Timur Tengah, mendeskripsikan serangan tersebut dalam postingan media sosial sebagai "pertama kalinya pasukan Amerika menggunakan drone laut dalam operasi tempur".
Detil Serangan
Menurut USNI News, layanan berita dari lembaga nirlaba US Naval Institute, drone laut AS dapat melakukan "pendekatan dengan kecepatan rendah dan tanpa kontes" ke target sebelum meledak.
USNI News juga mengidentifikasi salah satu target sebagai kapal selam mini kelas Ghadir milik Iran yang sedang diangkat dari air dan digantung dari gantri.