Wajahku Dicuri, Tubuhku Dipalsukan: Kisah Nyata MG dan Bahaya Deepfake di Instagram
Setahun lebih sedikit yang lalu, hidup MG di Scottsdale, Arizona, bisa dibilang sangat normal dan biasa saja. Wanita berusia dua puluhan ini bekerja sebagai asisten pribadi dan kadang nambah penghasilan dengan jadi pelayan di akhir pekan. Seperti kebanyakan cewek seusianya, dia punya akun Instagram. Sesekali dia posting Story atau foto lagi ngopi matcha, santai di pinggir kolam sama teman-temannya, atau pas lagi Pilates.
"Aku sih nggak pernah niat banget buat jadi viral atau populer di media sosial," kata MG (yang namanya cuma disebut MG dalam tuntutan hukum buat melindungi identitasnya). "Aku cuma pakai Instagram kayak orang-orang lain pas awal-awal aplikasi itu muncul, buat berbagi cerita hidup sama orang-orang terdekat," tambahnya. Jumlah followernya lumayan, sekitar 9.000-an. Angka yang cukup banyak memang, tapi jauh banget dari kategori selebgram gede.
Kaget Setengah Mati: Sosok 'Dirinya' Bertebaran di Instagram
Musim panas tahun lalu, dia dapat DM (pesan langsung) dari salah satu followernya. Orang itu nanya, apa MG tahu kalau ada foto dan video seorang wanita yang mirip banget sama dia lagi beredar di Instagram? Penasaran, MG pun ngeklik link yang dikasih. Betapa terkejutnya dia pas lihat beberapa Reels yang isinya jelas-jelas wajah dia, tapi ditempelkan ke tubuh wanita lain yang juga mirip banget sama dia. Yang bikin merinding, wanita di foto itu pakai baju minim dan punya tato di tempat yang persis sama dengan tato MG.